Waktu Yang Nakal Dan Doa Selamat Untukmu

Waktu begitu kejam
Belum juga mataku terpejam
Sudh habis ia memakan malam
Dan saatnya matahari menggantikan tugas bohlam

Waktu cepat datang lekas pergi
Untuk kesekian kalinya
Kuucapkan selamat pagi
Kepada angin, untuk dibisikkan ditelingamu
Apa kau mendengarnya ?

Seringkali aku dipermainkan oleh waktu,
Dia bilang bilang sebentar lagi,
Tapi tak kunjung ia datang
Yang pasti, kuucapkan selamat pagi, lagi
Kepada matahari, agar menyapamu dengan hangat
Apa kau merasakannya ?

Baca Juga : Ekstase Pagi

Waktu sungguh jahannam,
Dia kata dia masih lama di sini.
Namun, tiba-tiba tak lagi nampak batang hidungnya

Ah sudahlah, kuucapkan lagi selamat pagi,
Kepadamu, kekasih.
Yang membisiki telingaku dengan rindu,
Yang menyapaku dengan hangat,
Yang meringkusku dengan harap.

Selamat pagi, kekasih.
sekali lagi, Kusampaikan kepadamu,
Sebagai bagian dari rangkaian doa selamat untukmu.

Fine

Santri Tua yang belum kunjung menemukan pasangan hidup

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.