Kertanegara, Si Cerdik Penghina Kekaisaran Mongol

Selamat datang kembali klantres!. Sudah siap buat membuka lembaran sejarah lagi?, kali ini nana akan menceritakan sebuah kisah yang mungkin sebagian dari klantres sekarang sudah lupa meski dulu belum pernah baca, terserah. Jadi pada jaman dahulu:

Raja terakhir Singasari, Kertanagara (1268-1292) dikenal sebagai orang yg mahir dalam ilmu yang paling gaib. Pararaton ( kitab naskah jawa pertengahan ) tidak banyak bicara tentang nya, kecuali bahwa Ia seorang pemabuk dan menyukai arak aren di atas segala sesuatu. Arak itu mengakibatkan kejatuhannya karena dia tidak siap dan dibunuh musuh-musuhnya pada waktu sedang berpesta-pora. Orang yang disalahkan untuk kematiannya adalah penasihatnya, yang dikatakan telah mendorong raja itu tenggelam dalam kenikmatan arak. Kemudian Raja mati tapi cukup beruntung untuk mati sebagai seorang laki-laki, dengan keris di tangan, di medan perang.

Kertanegara Dalam Sudut Pandang Mpu Prapanca

Namun Mpu prapanca mengisahkan cerita yang sama sekali berbeda. Pandangannya tentang Raja Kertanagara sangat berbeda dan hanya pujian yang dia berikan kepadanya, menyebut Kertanagara orang suci dan berpantang, bebas dari segala hawa nafsu. Dia tidak menyangkal bahwa raja itu minum banyak arak, tapi menjelaskan bahwa minum adalah bagian dari kewajiban sang raja, karena raja hidup pada masa ketika kekacauan melanda seluruh dunia dan pelampiasan nafsu serta praktik ritualnya yang sakti memampukan raja memelihara tata tertib di Jawa dan sekitarnya. Dengan begitu, dia membuat Kertanagara pengikut aliran khas Buddhisme yang berurusan dengan ilmu gaib dan tampaknya menjadi ahli yg sangat berhasil menguasai ilmu itu. Raja itu tidak melampiaskan nafsu karena kesenangan yang bisa diperolehnya; tapi sebaliknya, tanpa hawa nafsu dan dengan tujuan tunggal mengusik semua kekuatan jahat yang merajalela di seluruh dunia.

Kita lihat di sini bahwa Mpu Prapanca pasti tahu tentang cerita yang kemudian dimasukkan dalam Pararaton. Namun, Mengapa Mpu Prapanca membalikkan pendapat penulis yang lebih tua itu? Mengapa ia menganggap perlu mengembalikan nama baik Kertanagara? Apa yang sudah dilakukan raja terakhir Singasari itu yang membuatnya dianggap pendahulu yang sangat penting bagi raja dan Mpu Prapanca sendiri? yang Pasti bukan hanya karena praktik ilmu gaib Kertanagara yang sakti.

Penyebab utama permasalahan itu harus dicari dalam situasi internasional pada akhir abad ke-13. Abad itu adalah abad Mongol yang penaklukannya atas tempat-tempat jauh mengubah arah sejarah Eropa dan Asia. Pada 1206 Temujin diproklamasikan sebagai Jenghis Khan. Dua puluh tahun kemudian imperiumnya mencakup Rusia sampai Laut Cina.

Pada tahun1258, pasukan-pasukan penerusnya masuk ke Tonkin dan menjarah Hanoi. Pada 1279 pasukan Cina terakhir dimusnahkannya.Kublai Khan, cucu Temujin, diangkat sebagai khan agung pada 1260.Dia memindahkan kediamannya ke Cina bagian utara dan menjadi kaisar pertama dinasti Yuan yang bertahan sampai 1368. Tekanan serbuan Mongol mempercepat laju invasi lain yang membuat porak poranda pola politik tradisional Asia Tenggara.

Suku Tai, yang datang dari Yunnan, pelan-pelan memasuki Burma utara dan lembah-lembah sungai Menam dan Mekong mulai dari abad ke-11. Sepanjang abad ke-13, kerajaan-kerajaan Hindu kuno di wilayah itu terjungkal dan pada akhir abad itu Tai telah mantap menguasai seluruh wilayah yang sekarang adalah Siam. Antara 1280 dan 1290 pasukan Kubilai Khan agung melakukan serangkaian serbuan atas Jepang dan negeri-negeri Asia Tenggara. Mereka kurang berhasil, tapi sekadar fakta bahwa imperium Cina yang kuat tapi yang sebelumnya selalu penuh damai tiba-tiba berubah jadi ekspansionis pastilah menimbulkan kegentaran di seluruh wilayah itu.

Bukan tidak mungkin bahwa ancaman Mongol adalah penyebab obsesi Kertanagara terhadap perkara-perkara luar negeri. Hanya ada satu cara untuk menentang ancaman Mongol pada saat itumempersatukan kekuatan-kekuatan Asia Tenggara, dan itulah jalan yang dipilih Kertanagara. Tapi, bagaimana cara dia melakukannya saat itu…. ?

Tentu cara Kertanegara melakukannya klantres bisa baca di artikel selanjutnya, tetap di Kalantur.com pengen pinter tapi mager, selamat rebahan!

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.