Jasa joki pendaftaran BPUM / BLT UMKM

Sudah menjadi hal yang lumrah dalam usahanya untuk memenuhi kebutuhan, seringkali manusia menjadi mendadak jenius. Mampu melihat peluang disela-sela kebutuhan manusia banyak dan mengambil keuntungan dari kondisi tersebut tanpa menimbulkan kerugian bagi lainnya itulah yang saya maksud jenius.

Terus-terang saya kagum dengan para kaum “ora obah ora mamah” ini, bahkan iri. Perpaduan antara update informasi dan sensor refleks per-CUAN-an nya sangat warbyasa. Berbeda dengan saya yang ketika ada ramai-ramai baru bertanya-tanya “emang ada apa sih?”, dan palingan setelah tau hanya “ooh” tanpa memikirkan bagaimana kira-kira saya bisa dapat untung/manfaat dari situ.

Sekedar FYI, Ada dua jenis usaha —selain pesugihan— yaitu perdagangan dan pelayanan jasa. Jual beli atau dagang mendapatkan untung dari selisih pembelian dan penjualan, sedangkan jasa mendapat upah dari pelayanan yang telah diberikan. Beruntunglah para pelaku usaha mikro, kecil dan menengah yang bulan-bulan ini mendapatkan bantuan BPUM UMKM senilai 2,4 juta dari pemerintah. ~Ya walaupun itu sebenarnya uang rakyat juga sih

BPUM UMKM adalah Bantuan Produktif untuk pengusaha kecil yang disalurkan melalui Kemenkop UKM (Kementrian Koperasi dan UKM) yang pencairannya melalui Bank Rakyat Indonesia. Pantes BRI ramai tiap hari.

Bukannya kudet, sebenarnya sudah cukup lama saya mendengar informasi tentang bantuan UMKM tersebut. Cuma gak menyangka saja yang ramai antri didepan kantor BRI kok banyak lansia ternyata. Dalam bayangan saya ketika mendengar program bantuan UMKM ini adalah follow-up dari program bantuan pra-kerja yang entah sekarang sudah berapa gelombang.

Pikir saya “wah bagus sekali pemerintah memberikan bantuan pra-kerja sebagai bekal membuka usaha, kemudian difollow-up dengan bantuan UMKM sehingga para lulusan baru dan para karyawan ter-PHK bisa berdaya”. Entah saya yang terlalu subjektif atau memang kurang tepat sasaran. Terlepas dari itu ada satu hal yang menarik bagi saya sesuai dengan bahasan jenius saya diawal yaitu kejeniusan percetakan di desa sebelah yang membuka jasa pendaftaran BPUM UMKM.

Melihat peluang pendaftaran BPUM UMKM yang dilakukan secara online sedang bapak-bapak dan ibu-ibu kita awam dalam per-gadget-an duniawi ditambah anak-anak tidak bisa diganggu karena tugas daring yang menumpuk. Maka, muncullah jasa joki pendaftaran BPUM UMKM dengan tarif 30K. Tentu ini adalah simbiosis mutualisme yang sangat baik dan peluang yang sangat menjanjikan bagi penjoki. Dan tentu tidak ada larangan untuk itu selama data yang dimasukkan benar dan tidak ada pemalsuan.

Mengenai pasti lolos atau tidak tentunya bukan urusan pihak penjoki. Berbeda dengan pendaftaran prakerja yang memang ada tes dan sebagainya sehingga jika dijoki terasa kurang etis. Bantuan BPUM UMKM ini lebih kepada untung-untungan karena hanya tinggal memasukkan data sesuai yang diminta kemudian masalah lolos atau tidak tinggal berdo’a saja semoga beruntung.

Tentu tidak merugikan membayar 30K jika kemudian lolos mendapat bantuan 2,4jt. Dan bagi yang mendaftarkan (penjoki) terimakasih sebesar-besarnya kepedulianmu atas kegaptekan bapak-ibu kita semoga menjadi rejeki berlimpah untukmu. Sekali lagi, anda jenius!

Akhnan

Calon Presiden yang hobi nulis, sekaligus calon menantu dari calon mertuaku yang entah dimana berada

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.