Aku Yang terlalu Dalam Tenggelam

Harus sejauh mana lagi aku berlari
Sejenak tenang bayangmu datang.
Bagaimana aku bisa baik baik saja
Rasa ini sering kali tidak terima dengan mu yang biasa saja

Hitam pekat, Gelap Semu, Putih Masam
Terus saja menghayutkanku ke tengah pusaran perasaan.
Namun, semakin dalam ku selam
Bayangmu semakin hilang
Bahkan yang kutemui
Hanya seberkas bayang termaram hitam
Yang terlihat samar dan semu

Ah sial, hingga ke dasar !!!
Kali ini, Siapa yang akan menolongku !!!
Sudahlah percuma saja, terlalu dalam
Teriakan yang terlontar tak akan mungkin terdengar
Permohonan yang terucap tak akan mungkin melangit dengan cepat

Duh Pujaan
Kini, Tinggal Aku dan sisa air mata yang jatuh bercucuran
Bercampur dengan deras arus perasaan
Duh Pujaan,
Ku Mohon
Temui aku yang tengah sibuk melupa
tanpa ada rasa untukku menerima semua

hai Pujaan, Sudikah menemui ku ?
Iya Aku – Orang yang tak sempat kau harapkan

(AN)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.